1. Artificial Intelligence
Mengutip Forbes, artificial intelligence atau kecerdasan buatan memang bukan hal baru. Dari waktu ke waktu, kecerdasan buatan terus berkembang. Pun demikian dengan machine learning. Para ahli menyebut, sepanjang 2017, makin banyak perangkat yang bakal dibekali kecerdasan buatan danmachine learning.
Tahun
2017 diramalkan jadi waktu persaingan berbagai perusahaan besar seperti Google,
Amazon, Apple, dan IBM dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan mereka
di produk masing-masing. Oleh karenanya, perkembangan dan penggunaan machine
learning akan meluas di dunia teknologi.
2. Virtual
Reality dan Augmented
Reality
Virtual reality (VR) dan augmented
reality (AR) memang marak diperkenalkan kepada konsumen tahun
lalu dan penggunaannya terus meluas pada 2017. Hal itu tak lepas dari peran
berbagai perusahaan yang merilis aplikasi, perangkat, dan gim dengan teknologi
ini.
Tahun
2017 diramalkan akan menjadi kunci bagi pengembangan VR dan AR. Apalagi, kini
makin banyak perusahaan yang memantapkan diri mengembangkan teknologi ini lebih
serius.
Penggunaannya
pun tak cuma untuk gim, VR dan AR bisa dipakai dalam berbagai hal, misalnya
memasarkan sebuah produk melalui pengalaman di dunia maya menggunakan VR.
Sementara, AR bisa dipakai untuk mendukung bisnis digital seperti e-commerce dan
masih banyak lainnya.
Dengan membayar Rp 184 ribu,
penonton akan memasuki teater, duduk di kursi dan disuguhkan Samsung Gear VR
serta headphone Seinnheiser HD 201.
3. Video
Perkembangan
jaringan internet cepat disebut-sebut bakal mendukung konsumsi video oleh
pengguna smartphone.
Terbukti, kini berbagai perusahaan teknologi raksasa
fokus menggarap layanan video masing-masing. Sebut saja jejaring sosial besutan
Mark Zuckerberg, Facebook.
Bahkan,
Wakil Presiden Facebook Eropa Nicola Mendelsohn saat diwawancara Fortune menyebut,
masa depan Facebook ada di perangkat mobile dan video.
Tanpa ragu, ia juga mengungkap, konsumsi video sejauh ini terus meningkat.
Begitu juga dengan Snapchat yang gencar mengembangkan layanan berbasis
videonya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar